Kegiatan Gizi Tinggi Prestasi adalah bagian dari program Compact yang sepenuhnya dilaksanakan oleh MCA-Indonesia, dan tidak dipungut biaya. Keluhan dan laporan dapat disampaikan kepada MCA-Indonesia melalui pengaduan@mca-indonesia.go.id. Situs ini dapat terwujud melalui hibah yang diberikan oleh warga Amerika Serikat kepada Indonesia melalui Millennium Challenge Corporation di bawah Perjanjian Compact yang ditandatangani oleh kedua negara. Informasi yang diberikan pada situs ini bukan informasi resmi dari pemerintah AS dan tidak mewakili pandangan atau posisi Pemerintah AS atau Millenium Challenge Corporation

5 Tips Mencegah Stanting dari dr. Anung – Dirjen Kesehatan Masyarakat Kemenkes

5 Tips Mencegah Stanting dari dr. Anung – Dirjen Kesehatan Masyarakat Kemenkes

IMG_8761.jpg

5 Tips mencegah stanting dari dr. Anung – Dirjen Kesehatan Masyarakat KEMENKES Angka stanting yang terjadi pada sekitar 9 juta Balita di Indonesia saat ini menjadi perhatian yang serius oleh pemerintah Indonesia. Hal ini disampaikan oleh  Bapak Dirjen Kesehatan Masyarakat, dr. Anung Sugihantono, M.Kes (Pak Anung) dalam  acara Metro Plus, Metro TV. Kegiatan ini bertepatan dengan Hari Ibu Nasional. Talkshow yang bertema “Ibu sebagai penentu gizi dan keluarga”, topik mengenai kesehatan calon ibu (perempuan) di Indonesia.

Ibu sebagai penentu gizi anak dan keluarga memiliki peran sangat penting. Pak Anung menjelaskan,” Gizi anak, sudah ditentukan dari kondisi calon ibu, pada masa remaja. Remaja perempuan yang kurang gizi dan mengalami anemia, kemungkinan akan melahirkan anak yang gizinya kurang baik”

Kesehatan calon ibu akan berkontribusi besar dalam pencegahan stanting untuk calon bayi yang akan dilahirkan.Pak Anung memberikan penjelasan kepada kita bahwa bahkan sebelum hamil, para pasangan sudah harus memeriksa kesehatan mereka. Contohnya, jika calon ibu berisiko terkena anemia, harus segera ditangani, apalagi dengan fakta bahwa 45% remaja perempuan mengalami anemia. "Saya sering mengatakan bahwa kalau jika kita ingin mempunyai anak, kita harus berfikir bahwa 'apakah saya cukup sehat ya' dan bahkan 'saya ingin anak saya lebih sehat dari saya," ujar Pak Anung.

Guna memastikan anak tidak stanting atau tumbuh optimal, yang harus diperhatikan adalah 1000 hari pertama kehidupan. Periode 1000 hari pertama kehidupan di mulai dari saat pertama pembauhan, hingga 9 bulan di dalam kandungan, sampai anak berusia 2 tahun. Karena di situ pertumbuhan otak dan seluruh organ optimal." ujarnya. Jika ibu sudah mengandung, pemeriksaan kesehatan harus dijalani secara rutin. Selain itu, kebutuhan makanan ibu hamil juga harus diatur. "Ibu memang harus makan lebih banyak, karena untuk dua orang. Tetapi semua komponen gizi harus seimbang seperti karbohidrat untuk kecukupan energi, sayur-sayuran, dan sumber protein agar bayi juga dapat asupan gizi yang baik sejak dalam kandungan. Seringkali masyarakat keliru, karena yang penting ibu mengonsumsi makanan bermutu dari soal gizi, bukan banyaknya," ujarnya. Para suami juga mempunyai peran besar dalam mendukung ibu. "Para bapak juga punya peran dalam menjaga gizi keluarga. Ia dapat memberi rasa aman dan nyaman kepada istri selama kehamilan, saat istri melahirkan dan saat membesarkan anak saat 1000 hari pertama," tambahnya

Salah satu hal yang dilakukan Kementrian Kesehatan sekarang, adalah meningkatkan kesadaran pada pasangan muda di Indonesia. Kemenkes bekerjasama dengan Kementrian Agama memberikan konseling pranikah. Menurut Pak Anung, konseling pranikah dapat memberikan kepada mereka mindset yang baru tentang pernikahan dan segala faktor di dalamnya. Kegiatan lain adalah dengan memberikan asupan zat besi pada remaja putri calon ibu.

"Kita harus menjadikan anak sebagai tujuan perkawinan," ujarnya. Dalam menutupi acara talkshow, Pak Anung memberitahu kepada kita, 5 tips penting yang harus diperhatikan para pasangan suami istri, yaitu:

  1. Mempersiapkan kehamilan dengan matang
  2. Pemeriksaan kehamilan di tempat pelayanan kesehatan seperti puskesmas, posyandu
  3. Persalinan yang dilakukan di fasilitas-fasilitas kesehatan
  4. Memastikan adanya Inisiasi Menyusui Dini, dan pemberian ASI eksklusif
  5. Pemantauan pertumbuhan berat badan ibu, dan pemberian makanan pendamping ASI (MPASI) setelah 6 bulan, dan yang diteruskan sampai 2 tahun
Luar biasa, Simak 10 Manfaat buah semangka bagi kesehatan!

Luar biasa, Simak 10 Manfaat buah semangka bagi kesehatan!

​​​5 Persiapan Calon Ibu Untuk Hasilkan Bayi yang Sehat

​​​5 Persiapan Calon Ibu Untuk Hasilkan Bayi yang Sehat