Kegiatan Gizi Tinggi Prestasi adalah bagian dari program Compact yang sepenuhnya dilaksanakan oleh MCA-Indonesia, dan tidak dipungut biaya. Keluhan dan laporan dapat disampaikan kepada MCA-Indonesia melalui pengaduan@mca-indonesia.go.id. Situs ini dapat terwujud melalui hibah yang diberikan oleh warga Amerika Serikat kepada Indonesia melalui Millennium Challenge Corporation di bawah Perjanjian Compact yang ditandatangani oleh kedua negara. Informasi yang diberikan pada situs ini bukan informasi resmi dari pemerintah AS dan tidak mewakili pandangan atau posisi Pemerintah AS atau Millenium Challenge Corporation

Berbagai Macam Manfaat Cokelat untuk Ibu Hamil

Berbagai Macam Manfaat Cokelat untuk Ibu Hamil

coklat-bagi-ibu-hamil-730x430.png

Berbagai Macam Manfaat Coklat Untuk Ibu Hamil Selama ini, konsumsi coklat mungkin ini pernah menjadi pertanyaan yang cukup membingungkan untuk para ibu hamil karena sering didengar sebagai larangan.

Tahukah ibu, bahwa coklat dapat mencegah preklamsia. Preklamsia adalah kondisi di mana tekanan ibu saat kehamilan dan proses persalinan sangat tinggi. Akibatnya, adalah pendarahan yang hebat saat melahirkan serta kelahiran premature, gangguan fungsi hati dan ginjal, sehingga dapat membahayakan nyawa ibu hamil. Ternyata, dark chocolate mempunyai kandungan theobromin yang membuat ibu hamil menjadi lebih tenang.

Jadi, coklat dapat menormalkan tekanan darah ibu karena kandungan theobromine yang melebarkan pembuluh darah ibu.

Selain itu, coklat juga kaya sekali akan antioksidan. Antioksidan yang ada di dalam coklat akan mencegah kanker dan penyakit jantung. Bagi ibu hamil, zat ini dapat mencegah risiko bayi lahir prematur.

Berikutnya, coklat yang dikonsumsi dengan tidak berlebihan, akan menimbulkan efek yang baik untuk respon bayi ketika sudah lahir maupun dalam pertumbuhan. Coklat juga mengandung phenythylamin  akan diserap oleh janin yang sangat baik untuk system saraf si kecil. Oleh karena itu, bayi akan menjadi lebih tenang dan merespon dengan baik terhadap sentuhan ibu, suara ibu dan lingkungan sekitarnya.

Coklat juga mengandung zat besi dan magnesium, dua nutrisi yang paling dibuthkan selama kehamilan. Contoh, zat besi sangat diperlukan untuk mempertahankan kadar hemoglobin darah, sedangkan magnesium membantu dengan metabolisme asam lemak.

Terakhir, banyak sekali pemikiran para ibu hamil yang tidak ingin makan coklat karena takut bertambah berat badan. Magnesium yang sudah disebut tadi sangat membantu untuk membakar atau proses metabolism lemak, atau produksi sel darah merah serta melindungi ibu hamil dari anemia.

Jadi, bagaimana ibu memilih coklat yang bermanfaat?

  1. Pertama, jangan pilih coklat olahan adalah salah satu jenis coklat yang dilarang untuk ibu hamil seperti yang sering kita lihat di supermarket atau minimarket. Yang dikhawatirkan adalah olahan coklat belum tentu bersih, sehingga dapat meningkatkan infeksi bakteri untuk janin dan ibu hamil.
  2. Jadi, ibu dapat memilih coklat gelap, atau coklat murni dengan campuran kacang karena jenis coklat “cemilan” yang kita tahu telah mengalami tahap pelepasan warna. Coklat hitamlah yang mengandung sumber gizi yang sudah disebut di atas. Coklat gelap juga tidak mengandung gula pasir atau bahan pemanis, bahkan bahan pengawet apapun. Coklat “cemilan” diolah dengan pemanis tambahan, serta lemak tambahan yang dapat meningkatkan risiko obesitas dan metabolisme yang terhambat untuk bayi.

Sumber: Hamil.co.id

 

 

Mengapa Berat Badan Anak Susah Naik?

Mengapa Berat Badan Anak Susah Naik?

3 Masalah Kesehatan Mulut dan Gigi pada Balita

3 Masalah Kesehatan Mulut dan Gigi pada Balita