Kegiatan Gizi Tinggi Prestasi adalah bagian dari program Compact yang sepenuhnya dilaksanakan oleh MCA-Indonesia, dan tidak dipungut biaya. Keluhan dan laporan dapat disampaikan kepada MCA-Indonesia melalui pengaduan@mca-indonesia.go.id. Situs ini dapat terwujud melalui hibah yang diberikan oleh warga Amerika Serikat kepada Indonesia melalui Millennium Challenge Corporation di bawah Perjanjian Compact yang ditandatangani oleh kedua negara. Informasi yang diberikan pada situs ini bukan informasi resmi dari pemerintah AS dan tidak mewakili pandangan atau posisi Pemerintah AS atau Millenium Challenge Corporation

25,4 Persen Anak di Bogor Stanting

25,4 Persen Anak di Bogor Stanting

stunting-di-bogor.jpg

Hasil riset kesehatan dasar tahun 2010-2013 mengungkap potret buram  dunia gizi di tanah air. Jumlah penderita gizi buruk meningkat dari 4,9 persen menjadi 5,7 persen. Gizi kurang naik dari 13,0 persen menjadi 13,9 persen. Anak bertubuh pendek atau stanting juga meningkat dari 35,6 persen menjadi 37,2 persen. Di Kota Bogor, menurut hasil penelitian yang dilakukan Guru Besar Departemen Gizi Masyarakat Fema IPB, Prof. Ali Khomsan menyebutkan, ada lebih dari 25,4 persen anak laki-laki dan perempuan stanting. Sementara, 57,8 persen diantaranya normal dan sisanya anak dengan tinggi badan lebih dari usia seharusnya.

“Anak stanting memiliki ukuran kepala lebih kecil pada usia dininya. Sementara ukuran ini merupakan indikator kuat kecerdasan pada usia 7 tahun. Selain itu, anak stanting pun memiliki masalah pada pemusatan perhatian, memori, dan juga pembelajaran,” ungkapnya.

(Sumber : pojoksatu.id)

Ingin Anak Tidak Stanting? Ini Antisipasi Cegah Stanting!

Ingin Anak Tidak Stanting? Ini Antisipasi Cegah Stanting!

Kemenkes Ajak Orangtua Perangi Stunting

Kemenkes Ajak Orangtua Perangi Stunting