Kegiatan Gizi Tinggi Prestasi adalah bagian dari program Compact yang sepenuhnya dilaksanakan oleh MCA-Indonesia, dan tidak dipungut biaya. Keluhan dan laporan dapat disampaikan kepada MCA-Indonesia melalui pengaduan@mca-indonesia.go.id. Situs ini dapat terwujud melalui hibah yang diberikan oleh warga Amerika Serikat kepada Indonesia melalui Millennium Challenge Corporation di bawah Perjanjian Compact yang ditandatangani oleh kedua negara. Informasi yang diberikan pada situs ini bukan informasi resmi dari pemerintah AS dan tidak mewakili pandangan atau posisi Pemerintah AS atau Millenium Challenge Corporation

23 Juta Anak Target Imunisasi Polio

23 Juta Anak Target Imunisasi Polio

23-juta-anak-target-polio.jpg

  Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menyatakan, seluruh daerah telah siap menyelenggarakan Pekan Imunisasi Nasional (PIN) Polio pada 8-15 Maret 2016. Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Masyarakat Kemenkes Oscar Primadi mengatakan, pemerintah menargetkan 23.721.004 anak di seluruh Indonesia bisa mendapatkan vaksin ini.

"Semua harus dapatkan vaksin tanpa dibedakan apa pun, termasuk para pendatang. PIN diperuntukkan bagi anak-anak yang berusia 0 sampai 59 bulan yang dianggap rentan terkena polio. PIN akan digelar di pos PIN, posyandu, polindes, poskesdes dan puskesmas. Kemudian di rumah sakit dan pos pelayanan imunisasi lain yang berada di bawah koordinasi dinas kesehatan setempat, “ ungkap Oscar.

Menurut Oscar, vaksin yang digunakan pada PIN 2016 adalah vaksin tetes. PIN Polio ini menggunakan vaksin dengan bungkus bertuliskan "Oral Polio Vaccine" produksi Biofarma.

Majelis Ulama Indonesia (MUI) juga sudah menyetujui pelaksanaan PIN ini dan berharap seluruh anak Indonesia bisa mendapatkan pelayanan PIN ini, tanpa takut adanya unsur babi pada vaksin. Hal ini sudah tercantum dalam fatwa MUI Nomor 4 Tahun 2016 tentang Imunisasi yang ditetapkan pada 23 Januari 2016.

Atas dasar klarifikasi ini, Kemenkes mengimbau masyarakat Indonesia agar membawa anak-anaknya yang berusia 0 sampai 59 bulan ke pos PIN terdekat pada 8-15 Maret 2016. Dengan imunisasi polio, masyarakat akan mendapatkan kekebalan yang tinggi. Sehingga, status Indonesia bebas polio pada saat ini dan masa mendatang bisa terus dipertahankan.

Pada tahun 1988, 125 negara termasuk Indonesia dianggap sebagai negara endemis polio. Maret 2004, WHO memberikan sertifikat bebas polio kepada Indonesia. Sejak 2006 hingga sekarang, belum ada informasi adanya anak Indonesia yang terserang polio.

(Sumber : Republika)

Posyandu Digital Meningkatkan Pelayanan Gizi

MCA-Indonesia dan IMA WorldHealth Gelar Kampanye Gizi di OKI

MCA-Indonesia dan IMA WorldHealth Gelar Kampanye Gizi di OKI