Kegiatan Gizi Tinggi Prestasi adalah bagian dari program Compact yang sepenuhnya dilaksanakan oleh MCA-Indonesia, dan tidak dipungut biaya. Keluhan dan laporan dapat disampaikan kepada MCA-Indonesia melalui pengaduan@mca-indonesia.go.id. Situs ini dapat terwujud melalui hibah yang diberikan oleh warga Amerika Serikat kepada Indonesia melalui Millennium Challenge Corporation di bawah Perjanjian Compact yang ditandatangani oleh kedua negara. Informasi yang diberikan pada situs ini bukan informasi resmi dari pemerintah AS dan tidak mewakili pandangan atau posisi Pemerintah AS atau Millenium Challenge Corporation

 Kenali 6 Jenis Kanker Anak

Kenali 6 Jenis Kanker Anak

                Kanker bisa dialami oleh siapapun. Jika bicara kanker pada anak, berarti dialami anak di bawah usia 18 tahun. Anak termasuk golongan yang juga rentan mengalami kanker. Orangtua perlu mewaspadai dan mengenalinya secara dini, sehingga dapat ditangani dengan segera.

Ada beberapa kanker yang sering ditemui pada anak antara lain :

1.      Kanker darah/leukimia

Menurut Kepala Instalasi Anak RS Kanker Dharmais, dr. Haridini Intan, leukemia menjadi kasus kanker nomor satu pada anak. Leukimia merupakan keganasan sel darah berasal dari sumsum tulang yang memproduksi sel darah merah, sel darah putih, dan keping darah.

Gejala yang ditemui biasanya anak tampak pucat, lemah, nafsu makan menurun, demam, ada pembesaran hati, limpa dan kelenjar, kejang, perdarahan, nyeri tulang, serta pembesaran buah zakar dengan konsistensi keras.

2.    Tumor mata/retinoblastoma

Bisa ditemui pada bayi atau balita, pada salah satu sisi mata atau keduanya. Ini bisa menyebabkan kebutaan bahkan kematian. Gejalanya, tampak bagian putih pada bagian tengah mata. Kalau di tempat gelap akan tampak bersinar seperti  mata kucing. Gejala lainnya seperti mata juling, mata merah, pembesaran bola mata, peradangan jaringan bola mata, dan penglihatan buta.

3.    Kanker tulang/osteosarcoma

Gejalanya terasa nyeri tulang dan lebih terasa pada malam hari atau setelah beraktifitas, ada pembengkakan, kemerahan dan terasa hangat pada daerah yang terasa nyeri tulang.

4.    Kanker saraf/neuroblastoma

Gejalanya perdarahan di sekitar mata dan mata menonjol. Ini bisa terjadi dari sejak lahir.

5.    Kanker kelenjar getah bening/limfoma malignum

Gejalanya pembengkakan kelenjar getah bening di leher, sesak napas, demam, keringat malam, lemah, lesu, nafsu makan berkurang dan berat badan turun secara drastis.

6.    Kanker pada bagian tenggorokan/karsinoma nasofaring

Bisa ditemui di atas langit-langit mulut atau hulu kerongkongan yang berhubungan dengan hidung. Gejalanya bisa berupa ingus bercampur darah, pilek dan air ludah kental, hidung tersumbat dan mimisan, tuli sebelah, telinga berdengung, dan nyeri telinga.

Dapat pula terjadi gejala lanjut seperti pembesaran kelenjar getah bening di daerah leher, gangguan penglihatan, kesulitan membuka mulut, gangguan menelan, kesemutan, dan kebas pada daerah muka. Keluhan ini sering ditemui.

          Kenali gejala-gejala kanker tersebut. Jika orangtua dapat mendeteksi dini maka pengobatan dapat segera dilakukan dan besar kemungkinan untuk peluang kesembuhan. Untuk mencegah kanker pada anak, upaya yang dapat orangtua lakukan yaitu dengan membiasakan anak memiliki pola hidup dan pola makan sehat sejak usia dini.

 

(Sumber : sehatnegeriku.kemkes.go.id)

 

Masa Penting Pembentukan Otak Anak

Masa Penting Pembentukan Otak Anak

5 Cara Perkuat Daya Tahan Tubuh Anak Saat Musim Penghujan

5 Cara Perkuat Daya Tahan Tubuh Anak Saat Musim Penghujan