Kegiatan Gizi Tinggi Prestasi adalah bagian dari program Compact yang sepenuhnya dilaksanakan oleh MCA-Indonesia, dan tidak dipungut biaya. Keluhan dan laporan dapat disampaikan kepada MCA-Indonesia melalui pengaduan@mca-indonesia.go.id. Situs ini dapat terwujud melalui hibah yang diberikan oleh warga Amerika Serikat kepada Indonesia melalui Millennium Challenge Corporation di bawah Perjanjian Compact yang ditandatangani oleh kedua negara. Informasi yang diberikan pada situs ini bukan informasi resmi dari pemerintah AS dan tidak mewakili pandangan atau posisi Pemerintah AS atau Millenium Challenge Corporation

Cara Atasi Batuk Pilek pada Si Kecil

Cara Atasi Batuk Pilek pada Si Kecil

         

          Cuaca tak menentu, adakalanya hujan dan panas yang silih berganti dengan cepat membuat anak rentan sakit. Salah satu yang sering ditemui yaitu batuk dan pilek (selesma). Seringkali orang menyebutnya dengan influenza atau flu. Padahal dua hal yang berbeda. Kalau influenza penyebabnya adalah virus influenza. Pada prinsipnya, flu maupun selesma disebabkan oleh infeksi virus.

          Pada batuk dan pilek, virus menyerang saluran napas atas, yaitu mulai hidung sampai tenggorokan. Penularan yang terjadi pada anak lewat udara. Misalnya, di mal atau di sekolah, di mana anak bertemu banyak orang. Bisa juga lewat tangan anak yang kotor setelah memegang sesuatu yang memang telah terkontaminasi virus penyebabnya.

          Virus yang masuk ke dalam tubuh membuat tubuh bereaksi dan menyebabkan anak mengalami batuk-batuk, hidung meler atau hidung tersumbat. Adakalanya disertai gejala lain seperti nyeri menelan, demam yang tidak terlalu tinggi, dan sakit kepala. Rasanya ini bagi anak sangat tidak nyaman. Lantas bagaimana mengatasi batuk pilek pada anak ini?

          Batuk dan pilek yang disebabkan virus sebetulnya tidak perlu dengan pemberian antibiotik. Biasanya akan sembuh dengan sendirinya. Ingus yang meler pada anak sering saja dibersihkan. Ini berarti tubuh mengeluarkan virus melalui ingus tersebut.  Jika hidung anak tersumbat bisa diberikan obat tetes hidung dengan garam fisiologi (NaCl). Obat tetes hidung bisa diperoleh di apotik atau toko obat. Bisa juga mengatasi hidung tersumbat dengan anak menghirup uap air panas.

          Selain itu, beri anak minum  air hangat sesering atau sebanyak mungkin. Pemberian air minum dapat mengencerkan dahak dan mengurangi batuknya. Lendir atau ingus juga akan lebih encer sehingga mudah dikeluarkan.

          Kapan membawa anak yang batuk dan pilek ke dokter? Bila anak mengalami demam tinggi lebih dari 3 hari, nyeri tenggorokan lebih dari 5 hari, batuk pilek lebih dari 2-3 minggu, atau anak mengalami gejala sesak napas. Hal ini dikhawatirkan adanya infeksi bakteri yang memerlukan pengobatan dengan antibiotik. Sehingga perlu dikonsultasikan pada dokter.

           

Konsumsi Susu Bisa Jadi Penyebab Susah Makan pada Anak

Konsumsi Susu Bisa Jadi Penyebab Susah Makan pada Anak

  Dinkes Sintang Sejak Tiga Tahun Lalu Sudah Kampanye Cegah Stanting

  Dinkes Sintang Sejak Tiga Tahun Lalu Sudah Kampanye Cegah Stanting