Kegiatan Gizi Tinggi Prestasi adalah bagian dari program Compact yang sepenuhnya dilaksanakan oleh MCA-Indonesia, dan tidak dipungut biaya. Keluhan dan laporan dapat disampaikan kepada MCA-Indonesia melalui pengaduan@mca-indonesia.go.id. Situs ini dapat terwujud melalui hibah yang diberikan oleh warga Amerika Serikat kepada Indonesia melalui Millennium Challenge Corporation di bawah Perjanjian Compact yang ditandatangani oleh kedua negara. Informasi yang diberikan pada situs ini bukan informasi resmi dari pemerintah AS dan tidak mewakili pandangan atau posisi Pemerintah AS atau Millenium Challenge Corporation

Upaya dan Pencapaian 5 Negara dalam  Penanganan Stanting   

Upaya dan Pencapaian 5 Negara dalam  Penanganan Stanting  

          Stunting, yaitu kondisi gagal tumbuh pada anak balita akibat dari kekurangan gizi kronis sehingga anak terlalu pendek untuk usianya, merupakan masalah global dunia. Persentasenya di dunia sekitar 23 %. Persentase Indonesia sendiri sekitar 37,6 %, dan  Indonesia termasuk negara kelima terbesar dunia dalam masalah stunting.

          Beberapa negara yang mempunyai masalah stunting melakukan berbagai upaya dalam menurunkan angka stunting di negaranya. Lima negara di antaranya yaitu :

1.  INDIA (MAHARASTA)

      Di Maharashtra ini bagian negara terkayanya dan kedua yang paling padat penduduknya. Pada tahun 2005-2006, 39 persen anak-anak di bawah dua tahun adalah balita pendek. Kemudian turun menjadi 23 persen pada tahun 2012. Kini pencapaian negara ini angka stuntingnya turun 16% dalam 7 tahun. Upaya penguatan yang dilakukannya antara lain :

-                      Behavior Change Communication/BCC di tingkat komunitas:

·                     Pelayanan gizi dan kegiatan BCC dilakukan di garda terdepan oleh para pekerja kesehatan.

-                      Koordinasi dan kerjasama di tingkat penyedia layanan:

·                     Memberdayakan dan mendukung masyarakat bekerja secara horizontal antar sektor, yang biasanya bekerja secara vertikal (upaya koordinasi antara pekerja berbasis rumah sakit dan petugas kesehatan atau bidan dalam memberikan dukungan dan panduan di sekolah). 

-                      Penyediaan pangan bergizi di tingkat nasional:

·                     Memperluas intervensi fortifikasi pangan untuk meningkatkan kualitas diet

-                      Pemberian bantuan sosial di tingkat nasional:

·                     Pemberian dana tunai bagi ibu hamil untuk mengurangi hambatan keuangan dalam memenuhi gizi yang baik.

2.  BANGLADESH

      Sejak tahun 1997 pencapaian negara ini angka stunting berkurang 1,4% setiap tahunnya. Upaya yang dilakukannya :

-                       Behavior Change Communication/BCC di tingkat keluarga dan komunitas:

·                     pemanfaatan pelayanan kesehatan termasuk gizi.

-                      Koordinasi dan kerjasama lintas sektor:

·                     Intervensi lintas sektor, saling terkait, dan bervariasi sesuai penyebab stunting.

-                      Di tingkat daerah dan nasional:

·                     Peningkatan aset rumah tangga, pendidikan pengasuhan, peningkatan cakupan sanitasi,

3.  MEXICO

     Di Mexico prevalensi tunting menurun dari 27% pada tahun 1988 menjadi 16% pada tahun 2006. Kini stunting di bawah usia 36 bulan turun sebanyak 10%. Upaya yang dilakukan antara lain :

-                      Pemberian bantuan sosial di tingkat nasional :

·                     Transfer dana tunai dikombinasikan dengan pendidikan gizi dan kesehatan.

1.                  Transfer dana tunai digunakan untuk membeli pangan kaya gizi selama kehamilan, menyusui, dan pada tahap pemberian makanan (maternity cash transfer)

2.                  Transfer dana memberi tambahan pendapatan dan meningkatkan akses pelayanan kesehatan

3.                  Transfer dana tunai juga menggerakkan pasar lokal dan ekonomi untuk meningkatkan ketersediaan pangan bergizi, memberdayakan perempuan melalui pengaturan sumberdaya.

-                      Upaya 1.000 hari penghidupan di tingkat penyedia layanan

·                     Pemberian suplemen micronutrient

4.   BRAZIL

Pencapaian negara ini antara lain : angka stunting menurun dari 37% menjadi  7% dalam 30 tahun. Selain itu, rata-rata jangka waktu pemberian ASI meningkat dari  2,5 bulan menjadi 14 bulan.

-                      Komitmen di tingkat nasional:

·                     Visi Presiden, komitmen, dan kepemimpinan memprioritaskan aksi terkait gizi di seluruh sektor untuk meningkatkan akses pelayanan ibu hamil dan gizi anak;

·                     Mengatasi kelaparan serta penyediaan pangan dan gizi disertai anggaran yang mencukupi

·                     Dukungan kelembagaan untuk menjalankan program-program.

·                     Menginisiasi perubahan kebijakan

-                      Menguatkan pemberian ASI eksklusif di tingkat nasional:

·                     Penegakan International Code of Marketing of Breast-milk Substitutes

·                     Penerapan cuti melahirkan 6 bulan untuk menciptakan lingkungan yang mendukung perempuan memberikan ASI;

5.  VIETNAM

     Komitmen dari pemerintah yang baik berhasil menurunkan kasus stunting. Vietnam menjadi salah satu negara yang cukup berhasil menurunkan angka kasus stunting. Pada tahun 2000 terbilang cukup tinggi, yaitu sekitar 43 persen. Dalam kurun waktu 15 tahun, Vietnam berhasil menurunkan kasus stunting menjadi 23 persen di tahun 2015. Upaya yang dilakukan antara lain -                      Menguatkan pemberian ASI eksklusif di tingkat nasional:

·                     Memperpanjang cuti melahirkan hingga 6 bulan;

·                     Melarang iklan bahan pengganti ASI yang diketahui  mengurangi angka ASI eksklusif;

-                      Perubahan regulasi di tingkat nasional:

·                     Didukung oleh kampanye kesadaran masyarakat untuk mempromosikan pesan-pesan kunci

-                      Pemberian penghargaan pada kerja bidan

-                      Dukungan di tingkat komunitas:

·                     Dukungan ibu-ibu dan keluarga dalam mensukseskan perubahan regulasi

·                     Kepemimpinan yang kuat untuk memastikan hal tersebut dilakukan

-                      Ada dilakukan pemantauan

 

 

 

(Sumber : Makalah Rencana Aksi  Menangani Masalah Stunting (Kurang Gizi Kronis) - Sekretariat Wakil Presiden Republik Indonesia, Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K))

 

Anak Bisa Kurang Gizi karena Cacingan

Anak Bisa Kurang Gizi karena Cacingan

 Tinja Sumber Berbagai Penyakit

Tinja Sumber Berbagai Penyakit