Kegiatan Gizi Tinggi Prestasi adalah bagian dari program Compact yang sepenuhnya dilaksanakan oleh MCA-Indonesia, dan tidak dipungut biaya. Keluhan dan laporan dapat disampaikan kepada MCA-Indonesia melalui pengaduan@mca-indonesia.go.id. Situs ini dapat terwujud melalui hibah yang diberikan oleh warga Amerika Serikat kepada Indonesia melalui Millennium Challenge Corporation di bawah Perjanjian Compact yang ditandatangani oleh kedua negara. Informasi yang diberikan pada situs ini bukan informasi resmi dari pemerintah AS dan tidak mewakili pandangan atau posisi Pemerintah AS atau Millenium Challenge Corporation

Turunnya Angka Stanting Karena Komitmen Kuat Pemerintah Serta Kepatuhan Masyarakat

Turunnya Angka Stanting Karena Komitmen Kuat Pemerintah Serta Kepatuhan Masyarakat

                   Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kulon Progo dr. Bambang Haryatno, MKes (difoto pakai baju biru muda kedua dari kiri), termasuk anggota yang ikut serta dalam kegiatan belajar dan bertukar pengalaman untuk penanganan stunting di  Vietnam bulan November lalu.

            “Sebetulnya, upaya menangani stanting di Vietnam kegiatan dan programnya seperti yang sudah dilakukan pula di Indonesia. Misalnya, dengan program 1000 Hari Pertama Kehidupan, pemberian makanan tambahan bagi bayi/anak, pemberian ASI eksklusif, dan sebagainya. Hanya saja di Vietnam ini penanganan untuk menurunkan stunting komitmen dari pemerintah sangat kuat,” terang Bambang.

                Pemerintah di sana, lanjut Bambang, hanya dari satu partai. Jadi, perintah dari pemerintah pusat langsung dilaksanakan hingga ke tingkat di bawahnya. Misalnya, tentang kebijakan dalam pemenuhan gizi masyarakat dengan program memelihara ikan di kolam, unggas di kandang, dan sayuran serta buah di kebun. Perintah Itu dilaksanakan juga oleh masyarakatnya. Pola hidup masyarakat di Vietnam  sangat sederhana dengan pola hidup sehat. Mereka mengonsumsi dari apa yang mereka tanam dan pelihara di rumah. Karena itu masyarakatnya banyak yang sehat dan jarang sekali atau tidak banyak yang datang ke fasilitas kesehatan. Sehari mungkin hanya sampai 10 orang saja.

                Untuk pelaksanaan ASI eksklusif, ada kebijakan pemerintah bagi para ibu bekerja dengan pemberian cuti bekerja hingga 6 bulan. Bahkan saya dengar ke depannya akan ada wacana hingga 2 tahun. Hal ini supaya para ibu dapat merawat dan mengasuh anaknya dengan baik.

                Selain adanya komitmen pemerintah yang kuat dengan adanya kebijakan-kebijakan yang dibuat, juga ada kepatuhan dari masyarakatnya untuk melaksanakan perintah tersebut.. Program yang diberikan pusat  terintegrasi hingga tingkat bawah dengan baik, misalnya, terintegrasi dengan kegiatan para ibu, terintegrasi dengan puskesmas, dan sebagainya.

                 Saya juga melihat, kalau dari segi pendidikan para ibu yang tinggal di daerah pedesaan, rata-rata pendidikan mereka mungkin setara SMA. Hal ini cukup bagus. Karena dengan ibu-ibu yang mempunyai pendidikan tinggi, mereka bisa menyampaikan informasi mengenai kesehatan dengan lebih baik kepada keluarganya.

 

               

               

Cara Keluarga Vietnam Penuhi Kebutuhan Gizi           

Cara Keluarga Vietnam Penuhi Kebutuhan Gizi          

Cara Vietnam Turunkan Angka Stunting

Cara Vietnam Turunkan Angka Stunting