Kegiatan Gizi Tinggi Prestasi adalah bagian dari program Compact yang sepenuhnya dilaksanakan oleh MCA-Indonesia, dan tidak dipungut biaya. Keluhan dan laporan dapat disampaikan kepada MCA-Indonesia melalui pengaduan@mca-indonesia.go.id. Situs ini dapat terwujud melalui hibah yang diberikan oleh warga Amerika Serikat kepada Indonesia melalui Millennium Challenge Corporation di bawah Perjanjian Compact yang ditandatangani oleh kedua negara. Informasi yang diberikan pada situs ini bukan informasi resmi dari pemerintah AS dan tidak mewakili pandangan atau posisi Pemerintah AS atau Millenium Challenge Corporation

   Tanda Bayi Kurang Cukup Konsumsi ASI

   Tanda Bayi Kurang Cukup Konsumsi ASI

            Sejak bayi lahir, makanan utamanya yang terbaik yaitu ASI. Pemberian ASI pada bayi umumnya disarankan setiap 2-3 jam sekali atau sekitar 10-12 kali dalam sehari. Pada praktik pemberian ASI ini ada bayi yang masih menangis saja meski sudah disusui, ada bayi yang menyusunya sering sekali atau sebentar-sebentar menyusu, ada bayi yang sekalinya menyusu lama sekali, atau bahkan ada juga bayi yang malah menolak menyusu. Bila dilihat dari frekuensi bayi menyusu atau perilakunya saat menyusu itu, bisakah orangtua mengetahui apakah konsumsi ASI si bayi sudah mencukupi kebutuhannya atau belum?

            Sebetulnya, konsumsi ASI yang  kurang dapat diketahui  dari pertambahan berat badan bayinya. Jika pertambahan berat badan bayi kurang dari 500 gram per bulan atau kalau  usia bayinya kurang dari 2 minggu sementara berat badannya kurang dari berat lahir, bisa pertanda konsumsi ASI nya kurang. Selain itu, yang bisa diperhatikan oleh orangtua yaitu pipis bayinya sedikit dan warna kuningnya agak pekat serta berbau tajam. Dalam sehari pipisnya kurang dari 6 kali.

           Agar konsumsi ASI bayi tercukupi, seringlah ibu menyusui agar memicu produksi ASI nya. Selain itu, perhatikan pula teknik menyusui  yang benar. Jangan sampai posisi menyusui ataupun perlekatan mulut bayi dengan payudara ibu kurang tepat sehingga ASI yang keluar sedikit dan bayi kurang merasa puas  menyusunya.

 

 Perlukah Imunisasi Difteri untuk Ibu Hamil?

Perlukah Imunisasi Difteri untuk Ibu Hamil?

Ayah, Peranmu Penting Bagi Masa Depanku

Ayah, Peranmu Penting Bagi Masa Depanku