Kegiatan Gizi Tinggi Prestasi adalah bagian dari program Compact yang sepenuhnya dilaksanakan oleh MCA-Indonesia, dan tidak dipungut biaya. Keluhan dan laporan dapat disampaikan kepada MCA-Indonesia melalui pengaduan@mca-indonesia.go.id. Situs ini dapat terwujud melalui hibah yang diberikan oleh warga Amerika Serikat kepada Indonesia melalui Millennium Challenge Corporation di bawah Perjanjian Compact yang ditandatangani oleh kedua negara. Informasi yang diberikan pada situs ini bukan informasi resmi dari pemerintah AS dan tidak mewakili pandangan atau posisi Pemerintah AS atau Millenium Challenge Corporation

Periode Emas 1000 HPK Terabaikan, Hilanglah Kualitas Generasi Masa Depan

Periode Emas 1000 HPK Terabaikan, Hilanglah Kualitas Generasi Masa Depan

             Masa 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) sering dikatakan sebagai masa paling penting dalam kehidupan seorang  manusia, yaitu sejak janin dalam kandungan hingga usianya 2 tahun. Masa yang cukup singkat ini sangat menentukan kualitas sumber daya manusia nantinya. Apa yang terjadi dalam periode ini dampaknya akan bersifat permanen untuk selanjutnya.  Maka itu, di masa periode emas 1000 HPK ini orangtua harus memaksimalkan dan memanfaatkan  segala kesempatan terbaiknya demi masa depan anak yang lebih berkualitas.

            Lantas, apa yang harus dilakukan orangtua dalam periode 1000 HPK ini? Utamanya adalah memerhatikan asupan gizi bagi ibu hamil dan anak balita. Masalah gizi pada periode 1000 HPK sangat penting untuk pertumbuhan dan perkembangan anak. Kekurangan gizi  di masa 1000 HPK akan menyebabkan pertumbuhan dan perkembangan anak terhambat. Anak berisiko mengalami stanting, yaitu kondisi tinggi badan  yang tidak sesuai dengan standar usianya.

             Anak yang mengalami stanting, perkembangan otaknyapun tidak  optimal sehingga kemampuan kognitifnya terhambat. Akibatnya, kecerdasan anak tidak maksimal sehingga sulit berprestasi di sekolah. Ketika usia kerja, anak yang stanting tidak produktif dan kurang dapat bersaing. Selain itu, anak stanting juga di usia dewasanya berisiko terkena penyakit kronis, atau yang tidak menular, seperti diabetes, obesitas, penyakit jantung, hipertensi, kanker, stroke dan sebagainya.

             Untuk menghindari dari masalah stanting, pemenuhan gizi pada periode singkat 1000 HPK menjadi salah satu hal yang perlu diintervensi. Pada ibu hamil dengan memerhatikan asupan gizi seimbang juga dilakukan pemberian tablet tambah darah serta pemberian makanan tambahan selama hamil. Selanjutnya ketika bayi lahir dilakukan pemberian ASI eksklusif selama 6 bulan, setelah itu dilanjutkan dengan pemberian makanan pendamping ASI, serta pemberian suplemen vitamin A dan multivitamin lainnya.

            Hal tak kalah penting yang juga mendukung kesehatan ibu dan balita dalam 1000 HPK yang perlu menjadi perhatian yaitu akses pangan yang bergizi dapat diperoleh dengan mudah, akses air bersih dan sanitasi, adanya program keluarga berencana, dan perlindungan sosial.

           Jadi, kini sudah tahu ya Bu, hal apa saja yang perlu dilakukan dalam masa singkat 1000 HPK yang sangat penting ini.

 Kenaikan Berat Badan Ideal Bagi Ibu Hamil

Kenaikan Berat Badan Ideal Bagi Ibu Hamil

Curiga Si Kecil Terkena Difteri? Lakukan Segera Pertolongan Ini.

Curiga Si Kecil Terkena Difteri? Lakukan Segera Pertolongan Ini.