Kegiatan Gizi Tinggi Prestasi adalah bagian dari program Compact yang sepenuhnya dilaksanakan oleh MCA-Indonesia, dan tidak dipungut biaya. Keluhan dan laporan dapat disampaikan kepada MCA-Indonesia melalui pengaduan@mca-indonesia.go.id. Situs ini dapat terwujud melalui hibah yang diberikan oleh warga Amerika Serikat kepada Indonesia melalui Millennium Challenge Corporation di bawah Perjanjian Compact yang ditandatangani oleh kedua negara. Informasi yang diberikan pada situs ini bukan informasi resmi dari pemerintah AS dan tidak mewakili pandangan atau posisi Pemerintah AS atau Millenium Challenge Corporation

Ingin Sukses Berikan ASI Eksklusif? Lakukan Inisiasi Menyusu Dini

Ingin Sukses Berikan ASI Eksklusif? Lakukan Inisiasi Menyusu Dini

          Ibu yang paham pentingnya manfaat ASI bagi sang buah hati tentu ingin sukses memberikan ASI ekslusif 6 bulan bahkan hingga bayi 2 tahun. Agar proses menyusui eksklusif berjalan lancar, sebaiknya diawali dengan proses Inisiasi Menyusu  Dini (IMD). Proses IMD merupakan langkah yang sangat baik untuk memudahkan bayi dan ibu, serta banyak keuntungan dari proses IMD ini.

          Ketika proses IMD akan terjadi kontak kulit ibu dan bayi. Hal ini dapat meningkatkan ikatan emosi serta kasih sayang ibu dan bayi. Suhu kulit ibu akan menyesuaikan dengan suhu tubuh bayi. Bayi akan merasa nyaman, tenang, dan tidak rewel. Detak jantungnyapun akan lebih stabil. Pada saat IMD pula bayi akan memperoleh kolostrum dari ibu yang kaya akan zat-zat penting bagi kekebalan tubuh bayi.

          Tentunya untuk ibu dapat melakukan IMD sehabis melahirkan perlu dukungan keluarga dan juga petugas kesehatan, yang akan membantu. Jadi, ketika bayi lahir, tali pusatnya dipotong dan diikat. Lalu dikeringkan bagian tubuhnya seperti muka, kepala dan tubuhnya kecuali kedua tangannya. Letakkan bayi di dada atau perut ibu dengan kepala mengarah ke kepala ibu. Jika suhu ruang agak dingin, tubuhnya bisa diselimuti.

           Awalnya begitu tubuh bayi diletakkan menempel pada dada atau perut ibu, bayi belum bereaksi dan tampak diam sambil seolah mengamati sekelilingnya. Setelah 12-44 menit, bayi akan mulai bergerak dengan menendang, menggerakkan kaki, bahu dan lengannya. Kemampuan melihatnya masih terbatas namun bayi dapat melihat areola mammae yang berwarna lebih gelap dan bergerak menuju ke sana. Bayi juga akan mengandalkan indera penciumannya.  Bau cairan air ketuban pada tangan bayi akan membantunya mencari puting ibu yang mempunyai bau yang sama.

         Ketika menemukan puting ibu, bayi akan mengangkat kepala, mulai mengulum puting, dan mulai menyusu. Pertama kali menyusu berlangsung hanya sebentar, sekitar 15 menit. Selama menyusu bayi akan mengkoordinasi gerakkan menghisap, menelan, dan bernapas. Proses IMD ini berlangsung sekitar 1 jam.

          Setelah inisiasi menyusu dini, kemudian dilakukan penimbangan, penyuntikan vitamin K, dan pemeriksaan lainnya pada bayi. Usai perawatan tersebut, sebaiknya ibu minta untuk dilakukan rawat gabung, agar ibu dengan mudah menyusui bayinya. Cara ini akan dapat  memperlancar proses ibu dalam pemberian ASI eksklusif selanjutnya.

         

(Sumber : idai.or.id)

Bonus Demografi Dibayangi Problem Stunting   

Bonus Demografi Dibayangi Problem Stunting   

Kurangnya Disiplin Ibu Hamil Mengonsumsi Tablet Tambah Darah                            

Kurangnya Disiplin Ibu Hamil Mengonsumsi Tablet Tambah Darah