Kegiatan Gizi Tinggi Prestasi adalah bagian dari program Compact yang sepenuhnya dilaksanakan oleh MCA-Indonesia, dan tidak dipungut biaya. Keluhan dan laporan dapat disampaikan kepada MCA-Indonesia melalui pengaduan@mca-indonesia.go.id. Situs ini dapat terwujud melalui hibah yang diberikan oleh warga Amerika Serikat kepada Indonesia melalui Millennium Challenge Corporation di bawah Perjanjian Compact yang ditandatangani oleh kedua negara. Informasi yang diberikan pada situs ini bukan informasi resmi dari pemerintah AS dan tidak mewakili pandangan atau posisi Pemerintah AS atau Millenium Challenge Corporation

Cegah Stanting Tak Hanya Soal Gizi

Cegah Stanting Tak Hanya Soal Gizi

“Stanting, anak kurang tinggi badannya dari anak seusianya terjadi karena faktor kurang gizi yang terjadi secara kronis. Ini dimulai sejak usia kehamilan sampai anak usia 2 tahun. Di masa 1000 hari pertama kehidupan inilah masa-masa penting terjadi tidaknya stanting pada anak. Ini bisa dilihat ketika anak usia 2 tahun dan dipantau sampai usia balita.

Penyebab stanting ini bukan hanya faktor gizi makanan yang kurang, tapi masalah higiene perilaku hidup sehat pribadi, kalau pada anak berarti ibunya. Juga termasuk sanitasi lingkungan,” ungkap dr. Imran Agus Nurali, Direktur Kesehatan Lingkungan, pada acara Tangan Bersihmu, Jauhkan Stanting di Ruang Publik Terpadu Ramah Anak Teratai, taman Honda Tebet, Jakarta (21/10/17)

Pencegahan stanting dilakukan dengan pendekatan spesifik, dari segi pemberian kecukupan zat gizi dan juga segi kualitas makanan. Selain itu, pendekatan sensitif, salah satunya perbaikan sanitasi dan higiene. Mengapa ini penting? Karena sanitasi dan higiene yang buruk bisa menyebabkan kuman masuk ke dalam tubuh lewat makanan dan minuman yang tercemar, sehingga timbul diare yang kronis berulang secara terus menerus. Bisa dialami ibu saat hamil dan pada bayi jika sudah lahir. Dulu kita tahunya ‘ee’ atau buang air besar. Tapi kalau dikaitkan saja supaya orang aware,  dengan jaman sekarang secara ilmiahnya itu singkatan environmental enteropathy. Jadi, gangguan pencernaan karena faktor lingkungan.

Maka, diperlukan upaya pendekatan higienie dan sanitasi. Salah satunya, cuci tangan pakai sabun. Supaya tidak terjadi penularan antara kotoran melalui media tangan ke makanan dan minuman. Bagi ibu sangat penting mencuci tangan yaitu sebelum menyusui bayi, sebelum makan, setelah buang air besar, setelah beraktivitas, setelah berdekatan atau memegang binatang/unggas, sehabis menceboki bayi, mau menyuapi bayi. Jadi saat-saat penting mencuci tangan itu berperan penting dalam jangan panjang cegah stanting.

 

Zat Gizi Bisa Hilang Karena 3 Cara Mengolah Makanan Berikut

Zat Gizi Bisa Hilang Karena 3 Cara Mengolah Makanan Berikut

Balita Stanting Kelak Dewasa Mudah Sakit

Balita Stanting Kelak Dewasa Mudah Sakit