Kegiatan Gizi Tinggi Prestasi adalah bagian dari program Compact yang sepenuhnya dilaksanakan oleh MCA-Indonesia, dan tidak dipungut biaya. Keluhan dan laporan dapat disampaikan kepada MCA-Indonesia melalui pengaduan@mca-indonesia.go.id. Situs ini dapat terwujud melalui hibah yang diberikan oleh warga Amerika Serikat kepada Indonesia melalui Millennium Challenge Corporation di bawah Perjanjian Compact yang ditandatangani oleh kedua negara. Informasi yang diberikan pada situs ini bukan informasi resmi dari pemerintah AS dan tidak mewakili pandangan atau posisi Pemerintah AS atau Millenium Challenge Corporation

Balita Stanting Kelak Dewasa Mudah Sakit

Balita Stanting Kelak Dewasa Mudah Sakit

                Balita stanting, kelak dewasa  mudah sakit-sakitan. Kondisi ini dikarenakan pada tahap awal perkembangan atau istilah dari “pabriknya” sudah mengalami defect. Di Indonesia, menurut riset kesehatan dasar 2013, balita stanting jumlahnya diperkirakan mencapai sembilan juta balita atau 37,2 persen anak Indonesia. Angka ini cukup tinggi dan sulit turunnya. Bahkan dari tahun 2010 ke tahun 2013 terjadi peningkatan.

               Hal ini disampaikan Ridwan Hasan, perwakilan dari IMA WorldHealth dalam sambutannya pada diskusi publik yang diselenggarakan oleh Pimpinan Pusat Nasyiatul Aisyiah bekerjasama dengan IMAWorldHealth di Jakarta, Rabu (18/10/2017). Diskusi yang mengangkat tema Pembangunan Gizi dan Kesehatan untuk Keadilan Sosial: Memahami Stanting di Indonesia ini diselenggarakan  di Auditorium KH Ahmad Dahlan, Gedung Pusat Dakwah Pimpinan Pusat Muhammadiyah Jakarta.

               “Kita tidak tahu angka Riskesda mendatang, apakah akan menunjukkan penurunan, stagnan, atau kenaikan,” ujar Ridwan.

                Ridwan mendefinisikan stanting sebagai kekurangan tinggi/badan dikalangan balita yang kurang dari standar anak seusianya. Sederhananya, sebagai kekurangan gizi yang berlangsung lama atau menahun. Stanting, dampaknya luar biasa terhadap perkembangan otak dan tumbuh kembang anak. Para ahli sudah membuktikan, kecerdasan anak stanting di bawah kecerdasan dari anak yang berkembang optimal.

                Ahli mengatakan, kerugian stanting terhadap perekonomian sekitar 3 persen dari produk domestik bruto, yang sebesar 12 ribu triliun Rupiah setahun. Tiga persennya dari jumlah itu, sebesar 360 trilyun setahun. “Ini defisit luar biasa bagi bangsa Indonesia. Kerugian ini akibat anak stanting gampang sakit dan nantinya kurang produktif, sehingga kehilangan potensi ekonominya. Hal ini yang harus dipahami,” ujarnya.

                 Dalam pencegahan stanting ini, IMA WorldHealth bekerjasama dengan Nasyiatul Aisyiah dan Fatayat NU, dua organisasi masa yang anggotanya perempuan muda. “Peran organisasi masyarakat seperti NA sangatlah besar karena jumlah anggotanya banyak. Semuanya perempuan usia 15-40 tahun, yang akan menjadi ibu dan usia sangat produktif. Nantinya, merekalah yang akan menentukan generasi masa depan bangsa, apakah berkualitas baik mental dan kognitif, serta dapat bersaing dengan bangsa lain,” ujarnya.

 

 

 

Cegah Stanting Tak Hanya Soal Gizi

Cegah Stanting Tak Hanya Soal Gizi

   Pilihan Bubur Bayi Sehat

   Pilihan Bubur Bayi Sehat