Kegiatan Gizi Tinggi Prestasi adalah bagian dari program Compact yang sepenuhnya dilaksanakan oleh MCA-Indonesia, dan tidak dipungut biaya. Keluhan dan laporan dapat disampaikan kepada MCA-Indonesia melalui pengaduan@mca-indonesia.go.id. Situs ini dapat terwujud melalui hibah yang diberikan oleh warga Amerika Serikat kepada Indonesia melalui Millennium Challenge Corporation di bawah Perjanjian Compact yang ditandatangani oleh kedua negara. Informasi yang diberikan pada situs ini bukan informasi resmi dari pemerintah AS dan tidak mewakili pandangan atau posisi Pemerintah AS atau Millenium Challenge Corporation

 Bolehkah ASI Dipanaskan?

Bolehkah ASI Dipanaskan?

        Idealnya, ibu bekerja dapat memberi bayinya ASI eksklusif. bila mengingat ASI merupakan makanan terbaik bagi bayi. Di dalam ASI, banyak zat gizi dan antibodi yang sangat diperlukan bayi untuk tumbuh kembangnya.

        Ibu dapat memberi bayi ASI secara langsung saat berada di rumah. Ketika bekerja, ibu dapat memberinya ASI perah yang sudah disiapkan. Ketika di kantor, ibu dapat memerah ASI 2-3 kali atau setiap 3 jam. Ibu bisa gunakan botol ASI atau kantong plastik khusus ASI sebagai wadah menampung ASI perah. Kemudian selama di kantor, ASI perah tersebut disimpan dalam lemari es atau termos es, agar tetap segar saat dibawa pulang.

          Penyimpanan ASI pada suhu ruang 19-25 derajat Celcius, membuat ASI dapat bertahan selama 4-8 jam. Jika ASI ditaruh di lemari es pada suhu 0-4 °C, akan tahan selama 1-2 hari. Di dalam lemari pembeku (freezer) pada lemari es satu pintu, ASI bisa tahan 2 bulan. Jika di dalam freezer pada lemari es 2 pintu (pintu freezer terpisah), bisa tahan selama 3-4 bulan.

          Bila ASI perah yang disimpan akan diberikan pada bayi, keluarkan dari dalam kulkas dan taruh di tempat yang sejuk beberapa saat. Bisa juga dengan merendam botol ASI tersebut dalam wadah berisi air hangat, sehingga ketika diberikan pada bayi suhu ASI tidak terlalu dingin. ASI bisa diberikan tanpa perlu dimasak atau dipanaskan. Pemanasan akan merusak bahan-bahan anti infeksi yang terdapat dalam ASI. Berikan ASI sekitar ½ cangkir (100 ml) untuk habis dalam sekali pemberian.

Pentingnya Gunakan Sabun dan Air Bersih Saat Cuci Tangan

Pentingnya Gunakan Sabun dan Air Bersih Saat Cuci Tangan

 Tangan Kita, Masa Depan Kita

 Tangan Kita, Masa Depan Kita