Kegiatan Gizi Tinggi Prestasi adalah bagian dari program Compact yang sepenuhnya dilaksanakan oleh MCA-Indonesia, dan tidak dipungut biaya. Keluhan dan laporan dapat disampaikan kepada MCA-Indonesia melalui pengaduan@mca-indonesia.go.id. Situs ini dapat terwujud melalui hibah yang diberikan oleh warga Amerika Serikat kepada Indonesia melalui Millennium Challenge Corporation di bawah Perjanjian Compact yang ditandatangani oleh kedua negara. Informasi yang diberikan pada situs ini bukan informasi resmi dari pemerintah AS dan tidak mewakili pandangan atau posisi Pemerintah AS atau Millenium Challenge Corporation

2 Sampai 3 Anak di Bawah 5 Tahun Meninggal Karena Pneumonia

2 Sampai 3 Anak di Bawah 5 Tahun Meninggal Karena Pneumonia

shutterstock_9397228.jpg

Hari Pneumonia Dunia 2016

Bulan November tepatnya setiap tanggal 12 diperingati hari Pneumonia Dunia. Tema kali ini yaitu, “Keep The Promise. Stop Pneumonia Now.” Di Indonesia  mempunyai tema sendiri yaitu, “Selamatkan Anak Bangsa dari Pneumonia melalui Gerak Hitung Napas Balita Batuk.”

Peringatan Pneumonia tahun 2016 ini merupakan yang ke delapan. Mengapa perlu diperingati? Hal ini untuk mengingatkan segenap pemerintah dan lapisan masyarakat di masing-masing negara untuk peduli akan pengendalian penyakit Pneumonia.

Pneumonia yaitu penyakit infeksi akut pada jaringan paru-paru. Penyakit menular ini  penyebab pertama kematian pada balita di seluruh dunia dengan korban lebih banyak dibandingkan penyakit lain seperti AIDS, Malaria, dan Tuberkulosis.

World Health Organization (WHO) melaporkan hampir 6 juta balita meninggal dunia dan 16% disebabkan pneumonia. Sementara berdasarkan data Badan PBB untuk Anak-Anak (UNICEF), pada tahun 2015 terdapat kurang lebih 14% dari 147.000 ribu anak di bawah lima tahun di Indonesia meninggal karena pneumonia. Dari statistik data tersebut dapat diartikan, sebanyak 2-3 anak di bawah 5 tahun meninggal karena pneumonia setiap jamnya.

WHO dan UNICEF secara terintegrasi merencanakan aksi global untuk pneumonia dan diare, untuk mempercepat pengendalian pneumonia dengan melakukan kombinasi intervensi untuk melindungi, mencegah, dan mengobati pneumonia pada balita. Tindakan yang dilakukan yaitu :

  • Melindungi anak dari pneumonia termasuk mempromosikan pemberian ASI eksklusif dan pemberian makanan tambahan yang memadai.
  • Mencegah pneumonia dengan vaksinasi, mencuci tangan dengan sabun, mengurangi polusi udara rumah tangga, mencegah HIV dan profilaksis kotrimoksazol untuk anak yang terinfeksi HIV
  • Penanganan pneumonia difokuskan untuk memastikan setiap anak yang sakit memiliki akses tepat perawatan baik di Puskesmas, atau di fasilitas rujukan/RS agar bisa mendapatkan obat yang tepat.
Kok Anak Kurang Gizi Bisa Kena Obesitas?

Kok Anak Kurang Gizi Bisa Kena Obesitas?

Cara Bedakan Batuk Biasa dengan Gejala Pneumonia

Cara Bedakan Batuk Biasa dengan Gejala Pneumonia