Kegiatan Gizi Tinggi Prestasi adalah bagian dari program Compact yang sepenuhnya dilaksanakan oleh MCA-Indonesia, dan tidak dipungut biaya. Keluhan dan laporan dapat disampaikan kepada MCA-Indonesia melalui pengaduan@mca-indonesia.go.id. Situs ini dapat terwujud melalui hibah yang diberikan oleh warga Amerika Serikat kepada Indonesia melalui Millennium Challenge Corporation di bawah Perjanjian Compact yang ditandatangani oleh kedua negara. Informasi yang diberikan pada situs ini bukan informasi resmi dari pemerintah AS dan tidak mewakili pandangan atau posisi Pemerintah AS atau Millenium Challenge Corporation

10 Langkah Bersih Siapkan MPASI, Dapat Cegah Bayi dari Sakit

10 Langkah Bersih Siapkan MPASI, Dapat Cegah Bayi dari Sakit

pri_1444388920-e1460016094136.jpg

Jangan sepelekan loh masalah kebersihan dalam pemberian makan pada bayi. Karena kuman penyakit bisa saja masuk lewat makanan yang akan dikonsumsi bayi. Terutama bila tidak dijaga kebersihan bahan makanannya, tidak diolah secara  baik dan benar, demikian juga peralatan masak maupun makannya tidak bersih, bahkan hingga penyimpanan makanan yang tidak aman. Hal itu akan mengundang masuknya kuman pembawa penyakit. Akibatnya, bayi yang masih rentan bisa terkena penyakit. Paling sering yang dialami yaitu diare. Nah, apa saja kebersihan yang harus diperhatikan?

  1. Cuci tangan dengan sabun dan air bersih mengalir sebelum mengolah makanan, menyiapkan makan, dan memberi bayi makan.
  2. Bersihkan bahan makanan yang akan diolah dan dimasak.

Misalnya, mencuci dengan bersih beras, lauk pauk seperti ikan/ayam, daging, dan sebagainya, sayuran, dan buah-buahan. Sayuran dan buah-buahan jika tidak dicuci bersih dikhawatirkan masih mengandung sisa pestisida atau herbisida. Bila zat tersebut termakan, dapat berbahaya bagi kesehatan.

  1. Untuk air minum harus dimasak hingga mendidih.

Gunakan air bersih dan masak hingga 100 derajat Celcius. Hal ini dapat membunuh kuman penyakit yang terdapat dalam air.

  1. Peralatan masak yang digunakan untuk memasak bahan makanan harus bersih. Jika sudah selesai digunakan maka cuci kembali dengan bersih.
  2. Peralatan makan bayi harus bersih

Piring, sendok makan, cangkir minum, yang akan digunakan untuk wadah makanan dan minuman bayi harus bersih. Jika selesai digunakan harus dicuci bersih menggunakan sabun dan air bersih. Setelah itu dikeringkan dan simpan di tempat yang aman dan tertutup, misalnya dalam lemari makan.

  1. Untuk pemberian ASI hindari penggunaan botol susu atau cangkir dot. Karena sulit dibersihkan dan dapat menjadi sarang kuman penyakit terutama penyebab diare. Sebaiknya pemberiannya menggunakan cangkir atau gelas bersih.
  2. Usahakan memberi bayi makanan segar yang baru dimasak. Sebaiknya, makanan sesuai porsi makannya dihabiskan, jangan sampai bersisa. Bila masih ada sisa dan sudah terkena mulut bayi jangan disimpan untuk nanti diberikan lagi. Karena makanan tersebut bisa sudah terkontaminasi kuman.
  3. Bila makanan yang dimasak belum langsung diberikan, simpan di tempat yang aman dalam keadaan tertutup. Hal ini untuk mencegah makanan terkena debu, serangga, atau kuman lainnya.
  4. Makanan masak yang disimpan dalam beberapa jam lamanya, sebaiknya dipanaskan terlebih dulu sebelum diberikan pada bayi.

10.Penggunaan kain lap/serbet untuk mengeringkan peralatan makan harus bersih dan diganti setiap harinya.

Mengapa Stanting Bisa Meningkatkan Resiko Penyakit Jantung

Mengapa Stanting Bisa Meningkatkan Resiko Penyakit Jantung

Puskesmas Harus Lebih Aktif!

Puskesmas Harus Lebih Aktif!