Kegiatan Gizi Tinggi Prestasi adalah bagian dari program Compact yang sepenuhnya dilaksanakan oleh MCA-Indonesia, dan tidak dipungut biaya. Keluhan dan laporan dapat disampaikan kepada MCA-Indonesia melalui pengaduan@mca-indonesia.go.id. Situs ini dapat terwujud melalui hibah yang diberikan oleh warga Amerika Serikat kepada Indonesia melalui Millennium Challenge Corporation di bawah Perjanjian Compact yang ditandatangani oleh kedua negara. Informasi yang diberikan pada situs ini bukan informasi resmi dari pemerintah AS dan tidak mewakili pandangan atau posisi Pemerintah AS atau Millenium Challenge Corporation

Stunting Perlu Dikampanyekan ke Masyarakat

Stunting Perlu Dikampanyekan ke Masyarakat

Kurangnya kesadaran masyarakat mengenai pemenuhan gizi anak, menimbulkan masalah stunting. Permasalahan ini membuat pemerintah pusat maupun daerah tidak henti menggelar Kampanye Gizi Nasional (KGN) Pencegahan Stunting dengan berbagai kegiatan. Salah satunya berupa diskusi publik.

Diskusi Publik Phase Out Program KGN Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan, merupakan fase akhir KGN di Banyuasin. Acara ini dibuka oleh Asisten II H M Senen Har Pemkab Banyuasin, Ketua Penggerak PKK Banyuasin Kuryana, SE, Kepala Dinas Kesehatan Banyuasin Dr. Mgs Hakim, Pimpinan Puskesmas, dan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) se-Pemkab Banyuasin.

Yeni Roslaini sebagai pemateri mengatakan, menurut hasil survei penantauan status gizi berdasarkan indikator tinggi badan di Kabupaten Banyuasin, ada 32,8 persen bayi yang stunting, 16,6 persen bayi sangat pendek, dan 67,2 persen yang normal.

Setelah ada program KGN sejak Juli 2017 sampai Februari 2018 di Kabupaten Banyuasin tercatat berbagai pencapaian. Pengaktifan Posyandu meningkat 10% karena metode yang digunakan menarik. Pelayanan kesehatan aktif seperti penambahan tablet tambah darah, ketersediaan alat Entrometri.

Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Banyuasin Karyana mengatakan, dirinya bersama tim PKK rutin mengampanyekan tentang kesehatan maupun gizi. Hal ini bisa menunjang kesejahteraan di kalangan masyarakat.  Ia juga berharap agar stakeholder Pemerintah Kabupaten Banyuasin sering mengadakan kegiatan yang bisa memberikan pengetahuan yang dibutuhkan masyarakat, hal-hal mendasar yang bermanfaat, dan dapat memberikan kesadaran kepada mereka. Meskipun hal tersebut tidaklah mudah karena kecenderungan para ibu inginnya serba instan.

 

 

(Sumber : Palembang.pos.com)

 

Kebijakan Anggaran Kalbar Untuk Stunting Masih Lemah

Kebijakan Anggaran Kalbar Untuk Stunting Masih Lemah

Menkes: Hampir 50% Puskesmas Sudah Terakreditasi

Menkes: Hampir 50% Puskesmas Sudah Terakreditasi