Kegiatan Gizi Tinggi Prestasi adalah bagian dari program Compact yang sepenuhnya dilaksanakan oleh MCA-Indonesia, dan tidak dipungut biaya. Keluhan dan laporan dapat disampaikan kepada MCA-Indonesia melalui pengaduan@mca-indonesia.go.id. Situs ini dapat terwujud melalui hibah yang diberikan oleh warga Amerika Serikat kepada Indonesia melalui Millennium Challenge Corporation di bawah Perjanjian Compact yang ditandatangani oleh kedua negara. Informasi yang diberikan pada situs ini bukan informasi resmi dari pemerintah AS dan tidak mewakili pandangan atau posisi Pemerintah AS atau Millenium Challenge Corporation

Forum Lintas Agama Lakukan Advokasi ke Komisi V DPR-RI

Forum Lintas Agama Lakukan Advokasi ke Komisi V DPR-RI

             Sekitar 37% atau 9 juta anak Indonesia mengalami stanting. Stanting terjadi baik di kalangan berpendapatan rendah maupun tinggi. Ini disebabkan oleh kekurangan gizi dalam waktu yang lama. Masalah stanting mengancam di setiap tahap kehidupan.

                Situasi stanting di Indonesia dipengaruhi sangat signifikan oleh perkawinan dan kehamilan di usia muda, serta kemiskinan. Hal ini berdampak nantinya pada sumber daya manusia (SDM). Sementara salah satu tujuan terbesar dan esensial dari suatu negara adalah mengembangkan sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas.

            Untuk mencapai tujuan itu, forum lintas agama melakukan langkah-langkah berikut dan akan meluaskan upaya tersebut ke seluruh masyarakat melalui jejaring nasional :

·          Pengarusutamaan stanting dalam arahan kebijakan, program dan jejaring dalam organisasi.

·         Melakukan penyusunan pedoman keagamaan dan stanting serta pelatihan para tokoh agama dan kader.

·         Penyampaian pesan stanting dalam forum keagamaan dan kemasyarakatan.

·         Memasukkan stanting dalam kurikulum sekolah yang dikelola oleh organisasi

·         Advokasi dan kerja bersama dalam penyusunan desain dan modul bimbingan calon pengantin bersama Kementerian Agama.

           Forum Lintas Agama untuk Mencegah Stanting melakukan advokasi ke Komisi V DPR-RI yang meliputi perhubungan, telekomunikasi, pekerjaan umum, perumahan rakyat, dan pembangunan pedesaan dan kawasan tertinggal, pada Rabu, 14/2/18. Advokasi ini meminta agar Komisi V DPR-RI mendukung upaya meningkatkan kualitas generasi penerus dan sumber daya manusia Indonesia, dengan:

·         Mendorong pemerintah untuk menetapkan stanting (gizi dan sanitasi) sebagai bidang prioritas pembangunan sampai tingkat desa secara berkelanjutan.

·         Mendorong pemerintah mengembangkan pedoman penyelenggaraan dan pembiayaan program pencegahan stanting yang akurat dan efektif dengan berkonsultasi pada pemangku kepentingan di bidang gizi, sanitasi dan kesehatan masyarakat.

·         Mendorong pemerintah untuk memngimplementasikan sistem peringatan dini di komunitas terkait pencegahan stanting dan gizi buruk melalui Sistem Informasi Desa.

·         Mendorong pemerintah melakukan akselerasi dan memperluas implementasi program akses universal air minum dan sanitasi yang layak bagi 100% rakyat Indonesia, melalui program PAMSIMAS (Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat) dan STBM (Sanitasi Total Berbasis Masyarakat).

 

Menkes: Hampir 50% Puskesmas Sudah Terakreditasi

Menkes: Hampir 50% Puskesmas Sudah Terakreditasi

Sintang Sudah Tiga Tahun Laksanakan Kampanye Cegah Stanting

Sintang Sudah Tiga Tahun Laksanakan Kampanye Cegah Stanting