Kegiatan Gizi Tinggi Prestasi adalah bagian dari program Compact yang sepenuhnya dilaksanakan oleh MCA-Indonesia, dan tidak dipungut biaya. Keluhan dan laporan dapat disampaikan kepada MCA-Indonesia melalui pengaduan@mca-indonesia.go.id. Situs ini dapat terwujud melalui hibah yang diberikan oleh warga Amerika Serikat kepada Indonesia melalui Millennium Challenge Corporation di bawah Perjanjian Compact yang ditandatangani oleh kedua negara. Informasi yang diberikan pada situs ini bukan informasi resmi dari pemerintah AS dan tidak mewakili pandangan atau posisi Pemerintah AS atau Millenium Challenge Corporation

Tiga Model Komunikasi Bidan Lewu   

Tiga Model Komunikasi Bidan Lewu   

            Bidan Lewu atau bidan desa tradisional di Kalimantan yang dilibatkan tim IMA World Health untuk ikut menyampaikan pesan cegah stanting pada ibu dan keluarganya, mempunyai cara khas. Secara tradisi, pesan-pesan kesehatan tentang gizi dan perawatan anak yang disampaikan menggunakan bahasa lokal, sehingga mereka mampu membangun kedekatan dengan masyarakat.

            Tim IMA membuat media alat bantu komunikasi yang bisa dipergunakan oleh Bidan Lewu dalam menyampaikan pesan untuk mencegah stanting pada ibu dan keluarga. Media ini sederhana dan mudah dibawa mengingat Bidan Lewu harus berjalan dan berperahu menuju rumah klien.

            Model komunikasi juga disesuaikan dengan bertutur serta menggunakan bahasa lokal.  Juga media harus memancing dialog pribadi antara klien dan Bidan Lewu, sehingga terjadi pemahaman dan menjawab keraguan akan pesan. Misalnya, mitos tentang larangan makanan tertentu atau pandangan tidak tepat lainnya. Bentuk komunikasi untuk membangun dialog yang dilakukan bidan Lewu antara lain dengan karungut, pantun, dan buku bergambar.

             Karungut, merupakan bentuk kesenian kuno masyarakat Dayak, berupa petuah, sindiran sosial, anjuran untuk menjadi panutan masyarakat. Karungut hakekatnya syair yang didendangkan dengan iringan alat musik sederhana seperti kecapi, kendang Dayak dan gong kecil. Karungut biasanya didendangkan orang tua (orang bijak) untuk memberikan petuah pada masyarakat. Melalui Karungut, Bidan Lewu dapat mempromosikan tentang gizi. Syairnya dimodifikasi dengan pesan gizi, seperti makan ati telur dan ikan (ATIKA), Tablet Tambah darah (TTD), ke Posyandu, ASI dan MPASI.

            Lalu dengan menggunakan pantun, yang juga dikenal dalam masyarakat Dayak. Ada tiga pantun yang dibuat tim Kampanye Gizi Nasional dan digunakan Bidan Lewu untuk menyampaikan pesan pencegahan stanting dengan mudah dan sederhana.

            Buku bergambar, buku ini berisi gambar-gambar yang dapat membantu Bidan Lewu menceritakan pesan pencegahan stanting. Buku ini menceritakan harapan pasangan suami istri pada buah hati mereka, agar bisa tumbuh dan cerdas untuk masa depannya.

Advokasi Forum Lintas Agama Ke Komisi IX Mengenai Stunting

Advokasi Forum Lintas Agama Ke Komisi IX Mengenai Stunting

 IMA World Health Libatkan Bidan Lewu dalam Promosi Perilaku Gizi Sehat

IMA World Health Libatkan Bidan Lewu dalam Promosi Perilaku Gizi Sehat