Kegiatan Gizi Tinggi Prestasi adalah bagian dari program Compact yang sepenuhnya dilaksanakan oleh MCA-Indonesia, dan tidak dipungut biaya. Keluhan dan laporan dapat disampaikan kepada MCA-Indonesia melalui pengaduan@mca-indonesia.go.id. Situs ini dapat terwujud melalui hibah yang diberikan oleh warga Amerika Serikat kepada Indonesia melalui Millennium Challenge Corporation di bawah Perjanjian Compact yang ditandatangani oleh kedua negara. Informasi yang diberikan pada situs ini bukan informasi resmi dari pemerintah AS dan tidak mewakili pandangan atau posisi Pemerintah AS atau Millenium Challenge Corporation

Workshop untuk  Proyek Bidan Lewu di Palangkaraya

Workshop untuk  Proyek Bidan Lewu di Palangkaraya

             IMA World Health (IMA) sedang melaksanakan KGN (Kampanye Gizi Nasional) di 11 kabupaten di tiga provinsi di Indonesia, dengan bantuan pendanaan dari MCA-Indonesia, menyelenggarakan Workshop Diseminasi Hasil Pengembangan Alat dan Pelatihan Untuk Proyek Bidan Lewu di Palangkaraya, Kalimantan Tengah, Rabu (31/1/2018).

             Workshop ini diharapkan menjadi kesempatan untuk berbagi pengalaman dalam pengembangan media dan pelibatan Bidan Lewu dalam promosi gizi pada ibu hamil dan keluarga. Dalam workshop ini juga didiseminasikan beberapa alat bantu untuk kampanye Bidan Lewu. Selain itu, juga diharapkan dapat membangun kerjasama dan komitmen pemangku kepentingan untuk penyebaran alat komunikasi Bidan Lewu.

             Kegiatan ini melibatkan banyak pihak seperti Kemenkes, Kemendesa, Pemkab Kapuas, dan pemkab lain yang terdapat Bidan Lewu, serta pihak Pemprov Kalimantan Tengah. Selain itu, juga dihadiri oleh Lembaga Dayak Panarung (LDP), Poltekes Palangkaraya dan kalangan jurnalis.

KGN

            KGN berfokus pada tiga pesan utama, yaitu : 1) gizi ibu (mengonsumsi tablet IFA atau TTD – Iron, dan ATIKA atau ati, telur, ikan), 2) pemberian makanan anak, dan 3) menggunakan toilet/jamban, dan cuci tangan dengan sabun pada waktu-waktu yang kritis.

           Pada tingkat akar rumput, KGN memobilisasi aktivasi Posyandu, kelompok pendukung ibu, kelompok pendukung laki-laki, dan sesi konseling. Pelaksanaannya, IMA berkolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan lokal, termasuk pemerintah daerah, mitra lokal (LSM lokal), kader posyandu, tokoh agama, asosiasi jurnalis dan kelompok masyarakat lainnya.

            Untuk memperluas kemitraan dengan sumber daya lokal yang ada, oleh karena itu, memperbaiki cakupan kampanye dan juga dampaknya, IMA ingin melibatkan  pemangku kepentingan baru, yaitu Bidan Lewu, bidan desa tradisional yang populer di daerah terpencil di Kalimantan. Di masyarakat dengan akses kesehatan yang terbatas, Bidan Lewu memberikan bantuan dalam pengiriman dan penambahan obat tradisional tersebut.

           Dengan mempertimbangkan peran strategis tersebut, IMA mulai melibatkan Bidan Lewu, terutama dalam menyediakan alat komunikasi dan pelatihan bagi mereka yang mempromosikan perilaku gizi sehat. Dalam kegiatan  ini, IMA mendorong Bidan Lewu dalam masalah gizi ibu dan anak, dan bukan mengenai praktik pemberian bantuan persalinan.

 

 IMA World Health Libatkan Bidan Lewu dalam Promosi Perilaku Gizi Sehat

IMA World Health Libatkan Bidan Lewu dalam Promosi Perilaku Gizi Sehat

Hari Gizi Nasional ke-58 : Cegah Stunting, Bersama Keluarga Kita Jaga  1000 Hari Pertama Kehidupan

Hari Gizi Nasional ke-58 : Cegah Stunting, Bersama Keluarga Kita Jaga 1000 Hari Pertama Kehidupan